Perbedaan Aster dan Siacoin: Aster diperdagangkan di Rp10.753 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp605,66M), sedangkan Siacoin diperdagangkan di Rp8,4 (kapitalisasi pasar Rp467,31M, volume 24 jam Rp83,83M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 62× kapitalisasi pasar Siacoin, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan Siacoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Siacoin selama 60 Hari.
| ASTER | SC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp467,31M |
Volume (24h) | Rp605,66M | Rp83,83M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 56B SC |
Typical Hold Time | 23 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →