Perbedaan Aster dan Qtum: Aster diperdagangkan di Rp10.799 (kapitalisasi pasar Rp29,14T, volume 24 jam Rp536,84M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.902 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp106,89M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 23,1× kapitalisasi pasar Qtum, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| ASTER | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,14T | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp536,84M | Rp106,89M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ASTER saat ini diperdagangkan di Rp10.735 dengan kapitalisasi pasar Rp28,98 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meski osilator netral. Token ini memiliki supply yang beredar 34% dari total maksimum 8 juta, dengan rata-rata hold time 23 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support terdekat, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas perlu diwaspadai investor.
QTUM saat ini diperdagangkan pada Rp11.628 dengan kapitalisasi pasar Rp1,24 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 19 indikator jual dan hanya 2 beli. Token ini mendekati level support kritis S1 di Rp11.181 dengan RSI netral namun ADX mengkonfirmasi tren bearish. Sirkulasi token mencapai 99% dari total supply 107,8 juta QTUM dengan rata-rata hold time 69 hari.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan tekanan jual dominan, namun posisi dekat support memberikan peluang bounce teknis. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan, sementara peluang muncul dari potensi rebound dari level support dan adopsi ekosistem blockchain QTUM yang terus berkembang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →