Perbedaan Aster dan PumpBTC: Aster diperdagangkan di Rp10.753 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp605,66M), sedangkan PumpBTC diperdagangkan di Rp179,87 (kapitalisasi pasar Rp83,47M, volume 24 jam Rp52,71M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 347,2× kapitalisasi pasar PumpBTC, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 518,1M / 1B PUMPBTC (52%) milik PumpBTC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan PumpBTC selama 20 Hari.
| ASTER | PUMPBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp83,47M |
Volume (24h) | Rp605,66M | Rp52,71M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 518,1M / 1B PUMPBTC (52%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →PumpBTC adalah solusi liquid restaking untuk Babylon yang memungkinkan pemegang BTC mendapatkan imbal hasil native. Dengan menyederhanakan prosesnya, PumpBTC memudahkan staking sekaligus menghubungkan pengguna dengan operator node Babylon.
Selengkapnya di halaman PUMPBTC →