Perbedaan Aster dan Propy: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp29,04T, volume 24 jam Rp672,29M), sedangkan Propy diperdagangkan di Rp6.095 (kapitalisasi pasar Rp600,32M, volume 24 jam Rp17,67M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 48,4× kapitalisasi pasar Propy, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan Propy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Propy selama 7 Hari.
| ASTER | PRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,04T | Rp600,32M |
Volume (24h) | Rp672,29M | Rp17,67M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 100M PRO |
Typical Hold Time | 23 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Propy adalah platform berbasis blockchain yang mendigitalkan sertifikat properti dan mengotomatiskan transaksi melalui smart contract. Platform ini mendukung pembayaran kripto serta mengurangi risiko fraud dan proses administratif yang panjang. Token PRO digunakan untuk reward, tata kelola, dan pembayaran biaya dalam ekosistemnya.
Selengkapnya di halaman PRO →