Perbedaan Aster dan Portal: Aster diperdagangkan di Rp10.773 (kapitalisasi pasar Rp29,1T, volume 24 jam Rp543,69M), sedangkan Portal diperdagangkan di Rp190,15 (kapitalisasi pasar Rp166,1M, volume 24 jam Rp139,02M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 175,2× kapitalisasi pasar Portal, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 873,8M / 1B PORTAL (88%) milik Portal. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Portal selama 74 Hari.
| ASTER | PORTAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,1T | Rp166,1M |
Volume (24h) | Rp543,69M | Rp139,02M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 873,8M / 1B PORTAL (88%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Portal bertujuan untuk menyatukan game dan game dari berbagai jaringan blockchain pada platform cross-chain token, membentuk ekosistem Web3 gaming. Melalui kemitraan dengan LayerZero, Portal memungkinkan pengalaman multi-chain bagi para pemain, menghubungkan game Web3 yang terisolasi dengan pemain baru lainnya melalui user experience yang intuitif.
Selengkapnya di halaman PORTAL →