Perbedaan Aster dan Phala Network: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp29,04T, volume 24 jam Rp672,29M), sedangkan Phala Network diperdagangkan di Rp398,33 (kapitalisasi pasar Rp334,41M, volume 24 jam Rp111,77M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 86,8× kapitalisasi pasar Phala Network, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan Phala Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Phala Network selama 31 Hari.
| ASTER | PHA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,04T | Rp334,41M |
Volume (24h) | Rp672,29M | Rp111,77M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 840,5M PHA |
Typical Hold Time | 23 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Phala Network adalah Layer Eksekusi untuk Web3 AI, memungkinkan AI berinteraksi dengan blockchain dan membuat Web3 dapat diakses oleh miliaran orang. Sistem multi-buktinya memungkinkan Anda untuk membangun AI Agent yang aman dan terintegrasi dengan smart contract menggunakan bahasa alami dan bahasa pemrograman. Agen-agen ini dapat terhubung lintas chain dan menciptakan ekonomi token yang menguntungkan. Phala Network menyederhanakan interaksi AI dengan blockchain, mendorong adopsi Web3.
Selengkapnya di halaman PHA →