Perbedaan Aster dan OG Fan Token: Aster diperdagangkan di Rp10.751 (kapitalisasi pasar Rp29,1T, volume 24 jam Rp622,7M), sedangkan OG Fan Token diperdagangkan di Rp43.987 (kapitalisasi pasar Rp209,26M, volume 24 jam Rp64,92M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 139,1× kapitalisasi pasar OG Fan Token, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 4,8M / 5M OG (96%) milik OG Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan OG Fan Token selama 24 Hari.
| ASTER | OG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,1T | Rp209,26M |
Volume (24h) | Rp622,7M | Rp64,92M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 4,8M / 5M OG (96%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →OG adalah fan token dari klub esport OG. Token ini memungkinkan penggemarnya untuk terlibat dalam kegiatan klub, termasuk voting untuk polling dalam aplikasi. Pemegang token akan mendapatkan reward, experience, dan konten eksklusif.
Selengkapnya di halaman OG →