Perbedaan Aster dan Orbiter Finance: Aster diperdagangkan di Rp10.753 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp589,31M), sedangkan Orbiter Finance diperdagangkan di Rp5,35 (kapitalisasi pasar Rp28,45M, volume 24 jam Rp10,32M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 1018,6× kapitalisasi pasar Orbiter Finance, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 5,5B / 10B OBT (56%) milik Orbiter Finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Orbiter Finance selama 12 Hari.
| ASTER | OBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp28,45M |
Volume (24h) | Rp589,31M | Rp10,32M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 5,5B / 10B OBT (56%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Orbiter Finance adalah infrastruktur blockchain interoperabilitas yang dibangun dengan teknologi zero-knowledge (ZK-tech). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan interaksi blockchain, memastikan interoperabilitas yang mulus, serta mengurangi fragmentasi likuiditas. Orbiter mewujudkannya melalui solusi inovatif, termasuk protokol lintas-rantai universal dan Omni Account Abstraction. Tujuannya adalah untuk mendefinisikan ulang pengalaman Web3 di era multichain.
Selengkapnya di halaman OBT →