Perbedaan Aster dan Nomina: Aster diperdagangkan di Rp10.735 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp589,31M), sedangkan Nomina diperdagangkan di Rp28,22 (kapitalisasi pasar Rp81,42M, volume 24 jam Rp56,99M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 355,9× kapitalisasi pasar Nomina, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 2,9B / 7,5B NOM (39%) milik Nomina. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Nomina selama 22 Hari.
| ASTER | NOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp81,42M |
Volume (24h) | Rp589,31M | Rp56,99M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 2,9B / 7,5B NOM (39%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Nomina is a rebranded DeFi platform designed to simplify advanced trading strategies and cross-exchange operations in perpetual futures markets. Evolving from Omni Network through a 1:75 token swap, Nomina streamlines complex DeFi trading with automation and unified tools. Built for experienced traders, it enhances efficiency and accessibility across decentralized exchanges, offering a more seamless and intelligent trading experience.
Selengkapnya di halaman NOM →