Perbedaan Aster dan MX Token: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp630,38M), sedangkan MX Token diperdagangkan di Rp29.200 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp54,49M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 10,8× kapitalisasi pasar MX Token, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 91,8M / 413,8M MX (23%) milik MX Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan MX Token selama 22 Hari.
| ASTER | MX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp2,68T |
Volume (24h) | Rp630,38M | Rp54,49M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 91,8M / 413,8M MX (23%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →