Perbedaan Aster dan Mantle Staked Ether: Aster diperdagangkan di Rp10.788 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp630,38M), sedangkan Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp36.787.206 (kapitalisasi pasar Rp7,99T, volume 24 jam Rp2,48M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Mantle Staked Ether, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan Mantle Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Mantle Staked Ether selama 26 Hari.
| ASTER | METH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp7,99T |
Volume (24h) | Rp630,38M | Rp2,48M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 216,6K METH |
Typical Hold Time | 23 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →