Perbedaan Aster dan Lagrange: Aster diperdagangkan di Rp10.788 (kapitalisasi pasar Rp29,1T, volume 24 jam Rp622,7M), sedangkan Lagrange diperdagangkan di Rp876,89 (kapitalisasi pasar Rp169,08M, volume 24 jam Rp139,74M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 172,1× kapitalisasi pasar Lagrange, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan Lagrange terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Lagrange selama 6 Hari.
| ASTER | LA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,1T | Rp169,08M |
Volume (24h) | Rp622,7M | Rp139,74M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 193M LA |
Typical Hold Time | 23 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →