Perbedaan Aster dan Hooked Protocol: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp29,04T, volume 24 jam Rp672,29M), sedangkan Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 468× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan Hooked Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Hooked Protocol selama 20 Hari.
| ASTER | HOOK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,04T | Rp62,05M |
Volume (24h) | Rp672,29M | Rp113,8M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 288,4M HOOK |
Typical Hold Time | 23 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →