Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aster dan Gram: Aster diperdagangkan di Rp11.215 (kapitalisasi pasar Rp30,27T, volume 24 jam Rp955,62M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp28.691 (kapitalisasi pasar Rp77,69T, volume 24 jam Rp2,01T). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Aster, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 21 Hari dan Gram selama 0 Hari.
| ASTER | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp30,27T | Rp77,69T |
Volume (24h) | Rp955,62M | Rp2,01T |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 2,7B GRAM |
Typical Hold Time | 21 Hari | 0 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ASTER saat ini diperdagangkan di Rp11.243 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, didorong oleh tekanan dari moving averages. Meskipun demikian, osilator menunjukkan kondisi netral dan level support kuat di Rp10.796. Token ini memiliki market cap Rp30,14T dengan supply terbatas 8 juta token, namun tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Investor harus memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp28.713 dengan kapitalisasi pasar Rp77,12 triliun. Sinyal teknis menunjukkan netral dengan indikator moving average dan osilator yang berimbang. Harga berada di antara support S1 (Rp27.967) dan pivot point (Rp30.153), mengindikasikan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral dengan potensi breakout jika harga mampu menembus resistance R1 (Rp31.301). Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan keterbatasan data fundamental. Investor perlu memantau volume perdagangan dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi arah tren selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →