Perbedaan Aster dan GoMining: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp29,07T, volume 24 jam Rp638,43M), sedangkan GoMining diperdagangkan di Rp5.101 (kapitalisasi pasar Rp2,06T, volume 24 jam Rp180,56M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 14,1× kapitalisasi pasar GoMining, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 403,6M / 403,6M GOMINING (100%) milik GoMining. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan GoMining selama 14 Hari.
| ASTER | GOMINING | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,07T | Rp2,06T |
Volume (24h) | Rp638,43M | Rp180,56M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 403,6M / 403,6M GOMINING (100%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →GoMining adalah token utilitas yang mendukung ekosistem penambangan Bitcoin, menghubungkan aset digital dengan infrastruktur dunia nyata. Pengguna dapat mengelola dan meraih hasil tambang melalui produk berbasis NFT tanpa perangkat keras. GOMINING digunakan untuk pembayaran layanan, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman GOMINING →