Perbedaan Aster dan Eclipse: Aster diperdagangkan di Rp10.753 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp605,66M), sedangkan Eclipse diperdagangkan di Rp16,08 (kapitalisasi pasar Rp2,58M, volume 24 jam Rp23,06M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 11232,6× kapitalisasi pasar Eclipse, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 132,6M / 1B ES (14%) milik Eclipse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Eclipse selama 7 Hari.
| ASTER | ES | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp2,58M |
Volume (24h) | Rp605,66M | Rp23,06M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 132,6M / 1B ES (14%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Eclipse adalah jaringan SVM yang dibangun di Ethereum dengan menggunakan Solana Virtual Machine untuk eksekusi. Transaksinya diselesaikan di Ethereum dan data disimpan di Celestia.
Selengkapnya di halaman ES →