Perbedaan Aster dan DeepBook Protocol: Aster diperdagangkan di Rp10.806 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp630,38M), sedangkan DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp252,75 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp47,11M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 20,4× kapitalisasi pasar DeepBook Protocol, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 5,6B / 10B DEEP (57%) milik DeepBook Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan DeepBook Protocol selama 14 Hari.
| ASTER | DEEP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp1,42T |
Volume (24h) | Rp630,38M | Rp47,11M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 5,6B / 10B DEEP (57%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →