Perbedaan Aster dan DASH: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp29,01T, volume 24 jam Rp699,48M), sedangkan DASH diperdagangkan di Rp541.521 (kapitalisasi pasar Rp6,94T, volume 24 jam Rp629,8M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar DASH, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 12,8M / 18,9M DASH (68%) milik DASH. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan DASH selama 55 Hari.
| ASTER | DASH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,01T | Rp6,94T |
Volume (24h) | Rp699,48M | Rp629,8M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 12,8M / 18,9M DASH (68%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 55 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Dash adalah blockchain open-source dan cryptocurrency yang fokus untuk menawarkan jaringan pembayaran global yang cepat dan murah yang sifatnya terdesentralisasi. Menurut white paper proyek ini, Dash berusaha untuk menjadi lebih baik dari Bitcoin (BTC) dengan memberikan privasi yang lebih kuat dan transaksi yang lebih cepat.
Selengkapnya di halaman DASH →