Perbedaan Aster dan Covalent X Token: Aster diperdagangkan di Rp10.719 (kapitalisasi pasar Rp29,03T, volume 24 jam Rp600,3M), sedangkan Covalent X Token diperdagangkan di Rp43,7 (kapitalisasi pasar Rp42,63M, volume 24 jam Rp2,22M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 681× kapitalisasi pasar Covalent X Token, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 969,3M / 1B CXT (97%) milik Covalent X Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Covalent X Token selama 4 Hari.
| ASTER | CXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,03T | Rp42,63M |
Volume (24h) | Rp600,3M | Rp2,22M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 969,3M / 1B CXT (97%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →CXT adalah token utilitas dan tata kelola Jaringan Covalent yang menjaga ketersediaan data historis Ethereum. Token ini digunakan untuk staking dan memungkinkan pemegang berpartisipasi dalam tata kelola terdesentralisasi. Jaringan ini mempermudah pengembang dalam mengakses data ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman CXT →