Perbedaan Aster dan Cronos: Aster diperdagangkan di Rp10.753 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp605,66M), sedangkan Cronos diperdagangkan di Rp833,49 (kapitalisasi pasar Rp39,45T, volume 24 jam Rp73,48M). Perbedaan utamanya: Cronos lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 47,3B / 100B CRO (48%) milik Cronos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Cronos selama 13 Hari.
| ASTER | CRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp39,45T |
Volume (24h) | Rp605,66M | Rp73,48M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 47,3B / 100B CRO (48%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →