Perbedaan Aster dan COTI: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp630,38M), sedangkan COTI diperdagangkan di Rp241,1 (kapitalisasi pasar Rp733,55M, volume 24 jam Rp670,19M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 39,5× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 3B / 4,9B COTI (61%) milik COTI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan COTI selama 120 Hari.
| ASTER | COTI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp733,55M |
Volume (24h) | Rp630,38M | Rp670,19M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 3B / 4,9B COTI (61%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 120 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →