Perbedaan Aster dan Core: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp29,04T, volume 24 jam Rp672,29M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp342,24 (kapitalisasi pasar Rp424,14M, volume 24 jam Rp51,57M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 68,5× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 1,2B / 2,1B CORE (60%) milik Core. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Core selama 39 Hari.
| ASTER | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,04T | Rp424,14M |
Volume (24h) | Rp672,29M | Rp51,57M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →