Perbedaan Aster dan Cobak Token: Aster diperdagangkan di Rp10.788 (kapitalisasi pasar Rp29,1T, volume 24 jam Rp622,7M), sedangkan Cobak Token diperdagangkan di Rp3.194 (kapitalisasi pasar Rp326,18M, volume 24 jam Rp107,08M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 89,2× kapitalisasi pasar Cobak Token, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 100M / 100M CBK (100%) milik Cobak Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Cobak Token selama 17 Hari.
| ASTER | CBK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,1T | Rp326,18M |
Volume (24h) | Rp622,7M | Rp107,08M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 100M / 100M CBK (100%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Cobak Token (CBK) adalah komponen utama dari platform Cobak, sebuah ekosistem crypto berbasis aplikasi yang cukup menonjol. Sebagai token utilitas ERC20, CBK berperan penting dalam fungsi platform dengan mendukung pembayaran internal serta memberikan manfaat keanggotaan eksklusif non-monetari. Pengguna yang berpartisipasi dalam aktivitas yang mendukung pertumbuhan komunitas dan platform dapat memperoleh CBK sebagai hadiah.
Selengkapnya di halaman CBK →