Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aster dan Bitcoin: Aster diperdagangkan di Rp11.161 (kapitalisasi pasar Rp30,3T, volume 24 jam Rp962,31M), sedangkan Bitcoin diperdagangkan di Rp1.111.763.009 (kapitalisasi pasar Rp22.408,75T, volume 24 jam Rp574,02T). Perbedaan utamanya: Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 739,6× kapitalisasi pasar Aster, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 20,1M / 21M BTC (96%) milik Bitcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 21 Hari dan Bitcoin selama 104 Hari.
| ASTER | BTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp30,3T | Rp22.408,75T |
Volume (24h) | Rp962,31M | Rp574,02T |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 20,1M / 21M BTC (96%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 104 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ASTER saat ini diperdagangkan di Rp11.243 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, didorong oleh tekanan dari moving averages. Meskipun demikian, osilator menunjukkan kondisi netral dan level support kuat di Rp10.796. Token ini memiliki market cap Rp30,14T dengan supply terbatas 8 juta token, namun tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Investor harus memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Bitcoin menunjukkan sinyal teknis bullish secara keseluruhan dengan harga saat ini Rp1.116.548.114, meskipun rata-rata bergerak masih bearish. Pasar crypto saat ini didominasi sentimen optimis jangka panjang dari para pendukung Bitcoin, dengan sirkulasi token mencapai 96% dari total supply maksimum 21 juta BTC. Berita terbaru menekankan potensi kenaikan harga Bitcoin menuju Rp15,3 miliar (setara $1 juta) pada 2030 menurut The Motley Fool (25 Februari 2026).
Outlook keseluruhan positif dengan peluang adopsi jaringan yang terus tumbuh, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan risiko regulasi. RSI 6-periodik di 85,77 menunjukkan kondisi overbought jangka pendek, sementara level support kunci berada di Rp1.097.524.562. Risiko utama termasuk tekanan jual dari level resistance Rp1.181.862.737 dan ketidakpastian kebijakan moneter global.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Diciptakan pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer-to-peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja. Di Oktober 2020, ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar.
Selengkapnya di halaman BTC →