Perbedaan Aster dan Babylon: Aster diperdagangkan di Rp10.769 (kapitalisasi pasar Rp29,06T, volume 24 jam Rp568,78M), sedangkan Babylon diperdagangkan di Rp181,45 (kapitalisasi pasar Rp783,98M, volume 24 jam Rp228,29M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 37,1× kapitalisasi pasar Babylon, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan Babylon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Babylon selama 16 Hari.
| ASTER | BABY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,06T | Rp783,98M |
Volume (24h) | Rp568,78M | Rp228,29M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 4,3B BABY |
Typical Hold Time | 23 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Babylon adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan staking Bitcoin secara langsung pada blockchain Bitcoin. Protokol ini menggunakan model keamanan bersama untuk memperluas keamanan Bitcoin ke jaringan terdesentralisasi lainnya. Hal ini memungkinkan pemegang BTC untuk berpartisipasi dalam multi-staking sekaligus menjaga aset mereka tetap aman di jaringan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman BABY →