Perbedaan Aster dan Aztec: Aster diperdagangkan di Rp10.719 (kapitalisasi pasar Rp29,03T, volume 24 jam Rp600,3M), sedangkan Aztec diperdagangkan di Rp228,24 (kapitalisasi pasar Rp661,43M, volume 24 jam Rp38,12M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 43,9× kapitalisasi pasar Aztec, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 2,9B / 10,4B AZTEC (28%) milik Aztec. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Aztec selama 8 Hari.
| ASTER | AZTEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,03T | Rp661,43M |
Volume (24h) | Rp600,3M | Rp38,12M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 2,9B / 10,4B AZTEC (28%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Aztec adalah blockchain Layer 2 terdesentralisasi di atas Ethereum yang menghadirkan kerahasiaan terprogram untuk smart contract dan transaksi. Dirancang sebagai zkRollup, Aztec menyediakan privasi menyeluruh untuk saldo, aplikasi, dan interaksi on-chain. Platform ini menggunakan model eksekusi hibrida yang menggabungkan fungsi privat di perangkat pengguna dengan fungsi publik on-chain, didukung oleh Noir sebagai bahasa pemrograman zero-knowledge.
Selengkapnya di halaman AZTEC →