Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asuransi Ramayana Tbk (ASRM) vs Timah Tbk. (TINS)

Asuransi Ramayana Tbk
Timah Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Ramayana Tbk dan Timah Tbk.: Asuransi Ramayana Tbk diperdagangkan di Rp250 (kapitalisasi pasar 316,94 M, volume 24 jam 3,4 rb), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.440 (kapitalisasi pasar 25,84 T, volume 24 jam 24,12 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 81,5× kapitalisasi pasar Asuransi Ramayana Tbk, dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (24,12 jt vs 3,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASRMTINS
Kapitalisasi Pasar
316,94 M25,84 T
Volume
3,4 rb24,12 jt
Lot
34241,21 rb
Perputaran
849,8 rb82,37 M
Harga Rata-rata
249,943.415,04
Nilai Transaksi
849,8 rb82,37 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.440
Volume Ekuilibrium Indikatif
23,14 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASRM
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Asuransi Ramayana Tbk

PT. Asuransi Ramayana Tbk was established on August 5, 1956 and its name is PT Maskapai Asuransi Ramayana. The aim of establishing the company is to cover insurance of exports and import activities of NV. Agung which was conducted by F.S. Harjadi and R.G. Doeriat.

Selengkapnya di halaman ASRM

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS