Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asuransi Ramayana Tbk (ASRM) vs Delta Djakarta Tbk. (DLTA)

Asuransi Ramayana Tbk
Delta Djakarta Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Ramayana Tbk dan Delta Djakarta Tbk.: Asuransi Ramayana Tbk diperdagangkan di Rp250 (kapitalisasi pasar 316,94 M, volume 24 jam 3,4 rb), sedangkan Delta Djakarta Tbk. diperdagangkan di Rp1.765 (kapitalisasi pasar 1,41 T, volume 24 jam 23,4 rb). Perbedaan utamanya: Delta Djakarta Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Asuransi Ramayana Tbk, dan Delta Djakarta Tbk. lebih aktif diperdagangkan (23,4 rb vs 3,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASRMDLTA
Kapitalisasi Pasar
316,94 M1,41 T
Volume
3,4 rb23,4 rb
Lot
34234
Perputaran
849,8 rb41,3 jt
Harga Rata-rata
249,941.764,91
Nilai Transaksi
849,8 rb41,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.765
Volume Ekuilibrium Indikatif
20

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASRM
Lihat detail
DLTA
Lihat detail

Tentang Asuransi Ramayana Tbk

PT. Asuransi Ramayana Tbk was established on August 5, 1956 and its name is PT Maskapai Asuransi Ramayana. The aim of establishing the company is to cover insurance of exports and import activities of NV. Agung which was conducted by F.S. Harjadi and R.G. Doeriat.

Selengkapnya di halaman ASRM

Tentang Delta Djakarta Tbk.

The Company was originally established by a German business group in 1932. It produced the very first beer, Anker Bir, in the country. This makes the Anker Brand the first and original Indonesian beer. The company has been changing hands from German to Dutch, and to Japanese, until it was finally established as PT Delta Djakarta in 1970. It has become and remained as a strong player in the industry. Today, PT Delta Djakarta produces Anker Bir, Anker Stout and Shanta Shandy as well as licensed brands San Miguel and Carlsberg. Distribution extends from Medan to Irian Jaya and from Jakarta to Manado. Collectively, these brands own a major share in the beer industry. PT Delta Djakarta was listed as a public company in the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges in 1983. Today, shareholders include the city Government of DKI Jakarta and San Miguel Brewing International Limited.

Selengkapnya di halaman DLTA