Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Alam Sutera Realty TbkTrading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alam Sutera Realty Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Alam Sutera Realty Tbk diperdagangkan di Rp117 (kapitalisasi pasar 2,3 T, volume 24 jam 7,84 jt), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp113 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 1,45 jt). Perbedaan utamanya: Alam Sutera Realty Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Alam Sutera Realty Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,84 jt vs 1,45 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASRIJAWA
Kapitalisasi Pasar
2,3 T1,87 T
Volume
7,84 jt1,45 jt
Lot
78,36 rb14,49 rb
Perputaran
926,45 jt164,85 jt
Harga Rata-rata
118,24113,81
Nilai Transaksi
926,45 jt164,85 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
117113
Volume Ekuilibrium Indikatif
3 rb34

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASRI
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Alam Sutera Realty Tbk

PT Alam Sutera Realty Tbk (the company) was established under its original name of PT Adhihutama Manunggal base on notarial deed No.15 of Mrs Erly Soehandjojo, S.H, dated on Nop 3, 1993. The Company's articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 71 of Misahardi Wilamarta, S.H., dated Sep 19, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, Anggaran Dasar and public offering.

Selengkapnya di halaman ASRI

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA