Perbedaan AS Roma Fan Token dan Mask Network: AS Roma Fan Token diperdagangkan di Rp15.466 (kapitalisasi pasar Rp135,87M, volume 24 jam Rp68,04M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp6.286 (kapitalisasi pasar Rp627,43M, volume 24 jam Rp148,92M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar AS Roma Fan Token, dan suplai beredar AS Roma Fan Token 8,8M / 10M ASR (88%) dibanding 100M / 100M MASK (100%) milik Mask Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AS Roma Fan Token selama 22 Hari dan Mask Network selama 24 Hari.
| ASR | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp135,87M | Rp627,43M |
Volume (24h) | Rp68,04M | Rp148,92M |
Suplai yang Beredar | 8,8M / 10M ASR (88%) | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
AS Roma, yang dibentuk pada 1927 setelah penggabungan, adalah salah satu klub sepak bola terkenal di Italia. Tim ini telah meraih 3 gelar Serie A dan 9 trofi Coppa Italia. AS Roma bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai pesaing utama di sepak bola Eropa.
Selengkapnya di halaman ASR →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →