Perbedaan AS Roma Fan Token dan Impossible Cloud Network: AS Roma Fan Token diperdagangkan di Rp15.464 (kapitalisasi pasar Rp135,89M, volume 24 jam Rp67,67M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.398 (kapitalisasi pasar Rp607,14M, volume 24 jam Rp13,35M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar AS Roma Fan Token, dan suplai beredar AS Roma Fan Token 8,8M / 10M ASR (88%) dibanding 253M / 700M ICNT (37%) milik Impossible Cloud Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AS Roma Fan Token selama 22 Hari dan Impossible Cloud Network selama 4 Hari.
| ASR | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp135,89M | Rp607,14M |
Volume (24h) | Rp67,67M | Rp13,35M |
Suplai yang Beredar | 8,8M / 10M ASR (88%) | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
AS Roma, yang dibentuk pada 1927 setelah penggabungan, adalah salah satu klub sepak bola terkenal di Italia. Tim ini telah meraih 3 gelar Serie A dan 9 trofi Coppa Italia. AS Roma bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai pesaing utama di sepak bola Eropa.
Selengkapnya di halaman ASR →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →