Perbedaan AS Roma Fan Token dan Chromia: AS Roma Fan Token diperdagangkan di Rp15.466 (kapitalisasi pasar Rp135,87M, volume 24 jam Rp68,04M), sedangkan Chromia diperdagangkan di Rp236,65 (kapitalisasi pasar Rp233,77M, volume 24 jam Rp11,02M). Perbedaan utamanya: Chromia lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai AS Roma Fan Token dibatasi (8,8M / 10M ASR (88%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AS Roma Fan Token selama 22 Hari dan Chromia selama 51 Hari.
| ASR | CHR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp135,87M | Rp233,77M |
Volume (24h) | Rp68,04M | Rp11,02M |
Suplai yang Beredar | 8,8M / 10M ASR (88%) | 987,4M CHR |
Typical Hold Time | 22 Hari | 51 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
AS Roma, yang dibentuk pada 1927 setelah penggabungan, adalah salah satu klub sepak bola terkenal di Italia. Tim ini telah meraih 3 gelar Serie A dan 9 trofi Coppa Italia. AS Roma bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai pesaing utama di sepak bola Eropa.
Selengkapnya di halaman ASR →Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →