Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asia Pramulia Tbk. (ASPR) vs Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS)

Asia Pramulia Tbk.
Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asia Pramulia Tbk. dan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.: Asia Pramulia Tbk. diperdagangkan di Rp143 (kapitalisasi pasar 393,24 M, volume 24 jam 23,66 jt), sedangkan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. diperdagangkan di Rp20 (kapitalisasi pasar 1,08 T, volume 24 jam 8,75 jt). Perbedaan utamanya: Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Asia Pramulia Tbk., dan Asia Pramulia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (23,66 jt vs 8,75 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASPRBEKS
Kapitalisasi Pasar
393,24 M1,08 T
Volume
23,66 jt8,75 jt
Lot
236,55 rb87,47 rb
Perputaran
3,35 M175,05 jt
Harga Rata-rata
141,5820,01
Nilai Transaksi
3,35 M175,05 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
14320
Volume Ekuilibrium Indikatif
7,69 rb2,52 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASPR
Lihat detail
BEKS
Lihat detail

Tentang Asia Pramulia Tbk.

PT Asia Pramulia Tbk (Entity) was established based on deed No. 193 dated July 29, 1991 from Noor Irawati, S.H., Notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman ASPR

Tentang Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.

PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk formerly PT Bank Pundi Indonesia, Tbk (“the Bank”) was established on September 11, 1992. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 104 dated June 30, 2010 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Eksekutif Internasional Tbk” has changed its name to “PT Bank Pundi Indonesia Tbk”. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 36 dated June 14, 2016 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Pundi Indonesia Tbk” has changed its name to “PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk”.

Selengkapnya di halaman BEKS