Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asri Karya Lestari Tbk. (ASLI) vs Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)

Asri Karya Lestari Tbk.
Saranacentral Bajatama Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asri Karya Lestari Tbk. dan Saranacentral Bajatama Tbk: Asri Karya Lestari Tbk. diperdagangkan di Rp200 (kapitalisasi pasar 1,29 T, volume 24 jam 1,73 jt), sedangkan Saranacentral Bajatama Tbk diperdagangkan di Rp161 (kapitalisasi pasar 289,8 M, volume 24 jam 1,07 jt). Perbedaan utamanya: Asri Karya Lestari Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Saranacentral Bajatama Tbk, dan Asri Karya Lestari Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,73 jt vs 1,07 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASLIBAJA
Kapitalisasi Pasar
1,29 T289,8 M
Volume
1,73 jt1,07 jt
Lot
17,29 rb10,66 rb
Perputaran
349,74 jt172,31 jt
Harga Rata-rata
202,26161,63
Nilai Transaksi
349,74 jt172,31 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
200161
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,01 rb416

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASLI
Lihat detail
BAJA
Lihat detail

Tentang Asri Karya Lestari Tbk.

PT Asri Karya Lestari Tbk (‘the Entity’) was established as a limited liability company based on deed No. 05 on December 20, 2008 before Notary Syanti Hardiyanti, SH in Jakarta. The entity started its commercial operations in 2009

Selengkapnya di halaman ASLI

Tentang Saranacentral Bajatama Tbk

PT. Saranacentral Bajatama (SCB), established in 1996, is belonging to Sarana Steel Group, which was set up in 1970 and has built up its strong reputation in the worldwide steel industry. In order to provide competitive Hot-Dip Galvanized Steel Sheet/Coil to the customers, SCB take advantage of more advanced NOF (Non-Oxidation Furnace) System for production process, by which SCB differentiate itself from other competitors that use conventional processing system.

Selengkapnya di halaman BAJA