Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Autopedia Sukses Lestari Tbk
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Autopedia Sukses Lestari Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Autopedia Sukses Lestari Tbk diperdagangkan di Rp60 (kapitalisasi pasar 764,78 M, volume 24 jam 1,53 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 660,96 M, volume 24 jam 52 rb). Perbedaan utamanya: Autopedia Sukses Lestari Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Autopedia Sukses Lestari Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,53 jt vs 52 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASLCIKBI
Kapitalisasi Pasar
764,78 M660,96 M
Volume
1,53 jt52 rb
Lot
15,34 rb520
Perputaran
91,29 jt28,5 jt
Harga Rata-rata
59,49548,09
Nilai Transaksi
91,29 jt28,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
60555
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,01 rb12

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASLC
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Autopedia Sukses Lestari Tbk

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (formerly PT Adi Sarana Lelang) (the Company ) was established based on the notarial deed No. 93 of Dr. Irawan Soerodjo S.H., M.Si dated November 18, 2013. The Company started its commercial operations in 2014. The Company parent and ultimate parentcompany are PT Adi Sarana Armada Tbk and PT Adi Dinamika Investindo, respectively.

Selengkapnya di halaman ASLC

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI