Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Asuransi Jasa Tania Tbk
Jaya Agra Wattie Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Jasa Tania Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Asuransi Jasa Tania Tbk diperdagangkan di Rp159 (kapitalisasi pasar 224 M, volume 24 jam 69,3 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 1,83 T, volume 24 jam 874 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar Asuransi Jasa Tania Tbk, dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (874 rb vs 69,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASJTJAWA
Kapitalisasi Pasar
224 M1,83 T
Volume
69,3 rb874 rb
Lot
6938,74 rb
Perputaran
11,07 jt97,14 jt
Harga Rata-rata
159,7111,14
Nilai Transaksi
11,07 jt97,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
160110
Volume Ekuilibrium Indikatif
200241

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASJT
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Asuransi Jasa Tania Tbk

PT Asuransi Jasa Tania Tbk (Company) was established based on Notarial Deed No. 133 dated June 25, 1979 of Kartini Mulyadi, S.H., notary in Jakarta. The Company's Articles Association has been amended several times, the latest amended on August 25, 2003 concerning changes in the Company's authorized capital and stock split.

Selengkapnya di halaman ASJT

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA