Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Asuransi Jasa Tania Tbk
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Jasa Tania Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Asuransi Jasa Tania Tbk diperdagangkan di Rp159 (kapitalisasi pasar 224 M, volume 24 jam 69,3 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 660,96 M, volume 24 jam 52 rb). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Asuransi Jasa Tania Tbk, dan Asuransi Jasa Tania Tbk lebih aktif diperdagangkan (69,3 rb vs 52 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASJTIKBI
Kapitalisasi Pasar
224 M660,96 M
Volume
69,3 rb52 rb
Lot
693520
Perputaran
11,07 jt28,5 jt
Harga Rata-rata
159,7548,09
Nilai Transaksi
11,07 jt28,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
160555
Volume Ekuilibrium Indikatif
20012

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASJT
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Asuransi Jasa Tania Tbk

PT Asuransi Jasa Tania Tbk (Company) was established based on Notarial Deed No. 133 dated June 25, 1979 of Kartini Mulyadi, S.H., notary in Jakarta. The Company's Articles Association has been amended several times, the latest amended on August 25, 2003 concerning changes in the Company's authorized capital and stock split.

Selengkapnya di halaman ASJT

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI