Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT) vs Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK)

Asuransi Jasa Tania TbkTrading
Nusa Konstruksi Enjiniring TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Jasa Tania Tbk dan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk: Asuransi Jasa Tania Tbk diperdagangkan di Rp153 (kapitalisasi pasar 214,2 M, volume 24 jam 14,1 rb), sedangkan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk diperdagangkan di Rp126 (kapitalisasi pasar 676,02 M, volume 24 jam 4,21 jt). Perbedaan utamanya: Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Asuransi Jasa Tania Tbk, dan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk lebih aktif diperdagangkan (4,21 jt vs 14,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASJTDGIK
Kapitalisasi Pasar
214,2 M676,02 M
Volume
14,1 rb4,21 jt
Lot
14142,08 rb
Perputaran
2,16 jt526,11 jt
Harga Rata-rata
153,26125,04
Nilai Transaksi
2,16 jt526,11 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
123
Volume Ekuilibrium Indikatif
117

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASJT
Lihat detail
DGIK
Lihat detail

Tentang Asuransi Jasa Tania Tbk

PT Asuransi Jasa Tania Tbk (Company) was established based on Notarial Deed No. 133 dated June 25, 1979 of Kartini Mulyadi, S.H., notary in Jakarta. The Company's Articles Association has been amended several times, the latest amended on August 25, 2003 concerning changes in the Company's authorized capital and stock split.

Selengkapnya di halaman ASJT

Tentang Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk formerly PT Duta Graha Indah Tbk (the company) was established on 11 Jan 1982 based on Notaries Deed No.38. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 21 of Mr. Haryanto, S.H., dated Sep 18, 2007, concerning among others, increase Company’s authorized stock, paid up capital and public offering of stock.

Selengkapnya di halaman DGIK