Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. (ASHA) vs Indo Kordsa Tbk (BRAM)

Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk.Trading
Indo Kordsa TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. dan Indo Kordsa Tbk: Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 300 M, volume 24 jam 9,99 jt), sedangkan Indo Kordsa Tbk diperdagangkan di Rp4.720 (kapitalisasi pasar 2,12 T, volume 24 jam 100). Perbedaan utamanya: Indo Kordsa Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,1× kapitalisasi pasar Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk., dan Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. lebih aktif diperdagangkan (9,99 jt vs 100). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASHABRAM
Kapitalisasi Pasar
300 M2,12 T
Volume
9,99 jt100
Lot
99,93 rb1
Perputaran
592,14 jt472 rb
Harga Rata-rata
59,254.720
Nilai Transaksi
592,14 jt472 rb
Harga Ekuilibrium Indikatif
60
Volume Ekuilibrium Indikatif
504,3 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASHA
Lihat detail
BRAM
Lihat detail

Tentang Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk.

PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk was established in the Republic of Indonesia on Oct 01, 1999 based on the Notarial Deed No. 2 of Soeparna Saeran, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman ASHA

Tentang Indo Kordsa Tbk

PT Indo Kordsa Tbk (the Company) was established in 1981 in Jakarta, PT Branta Mulia Tbk was South East Asian’s first tire cord fabric manufacturer. The Branta Mulia Group has since expanded its vertical integration to include the production facilities of nylon 66 and polyester tire yarns used in the manufacture of tire cord fabrics. The company’s production process applies state of the art technologies in its Indonesian and Thailand tire cord fabric plants. PT Branta Mulia Tbk became a publicly listed company in 1990 when its shares were initially listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges. All of the company’s issued shares have been de-listed from PT Bursa Efek Surabaya effective from 5 September 1999.

Selengkapnya di halaman BRAM