Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Astra Graphia Tbk (ASGR) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Astra Graphia Tbk
Gunung Raja Paksi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Astra Graphia Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Astra Graphia Tbk diperdagangkan di Rp1.745 (kapitalisasi pasar 2,23 T, volume 24 jam 6,2 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,51 T, volume 24 jam 480,9 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Astra Graphia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,2 jt vs 480,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASGRGGRP
Kapitalisasi Pasar
2,23 T3,51 T
Volume
6,2 jt480,9 rb
Lot
61,98 rb4,81 rb
Perputaran
10,7 M140,02 jt
Harga Rata-rata
1.725,8291,15
Nilai Transaksi
10,7 M140,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.745292
Volume Ekuilibrium Indikatif
181118

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASGR
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Astra Graphia Tbk

PT Astra Graphia Tbk (the Company) was established in Indonesia on October 31, 1975 based on notarial deed No. 186 of Notary Kartini Muljadi, S.H. PT. Astra Graphia started its operations in 1975 as a member of Astra group (Xerox Division) and in 1976 Xerox division was incorporated as a separate entity under the name of PT Astra Graphia. The company core business is acting as sole distributor for several products in document and information services. The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman ASGR

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP