Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Astra Graphia Tbk (ASGR) vs Bank Permata Tbk (BNLI)

Astra Graphia Tbk
Bank Permata Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Astra Graphia Tbk dan Bank Permata Tbk: Astra Graphia Tbk diperdagangkan di Rp1.745 (kapitalisasi pasar 2,23 T, volume 24 jam 6,2 jt), sedangkan Bank Permata Tbk diperdagangkan di Rp2.410 (kapitalisasi pasar 86,68 T, volume 24 jam 19 rb). Perbedaan utamanya: Bank Permata Tbk jauh lebih besar — sekitar 38,9× kapitalisasi pasar Astra Graphia Tbk, dan Astra Graphia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,2 jt vs 19 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASGRBNLI
Kapitalisasi Pasar
2,23 T86,68 T
Volume
6,2 jt19 rb
Lot
61,98 rb190
Perputaran
10,7 M45,96 jt
Harga Rata-rata
1.725,82.418,95
Nilai Transaksi
10,7 M45,96 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.7452.440
Volume Ekuilibrium Indikatif
1814

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASGR
Lihat detail
BNLI
Lihat detail

Tentang Astra Graphia Tbk

PT Astra Graphia Tbk (the Company) was established in Indonesia on October 31, 1975 based on notarial deed No. 186 of Notary Kartini Muljadi, S.H. PT. Astra Graphia started its operations in 1975 as a member of Astra group (Xerox Division) and in 1976 Xerox division was incorporated as a separate entity under the name of PT Astra Graphia. The company core business is acting as sole distributor for several products in document and information services. The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman ASGR

Tentang Bank Permata Tbk

PT Bank Permata Tbk (formerly PT Bank Bali) was established in Indonesia on December 17, 1954, under the name of Bank Persatuan Dagang Indonesia, the bank changed to its present name in 1971. Bank Bali is Indonesia`s eighth largest private national. The majority of its clients are medium sized institutions.

Selengkapnya di halaman BNLI