Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Astra Graphia Tbk (ASGR) vs Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER)

Astra Graphia Tbk
Jobubu Jarum Minahasa Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Astra Graphia Tbk dan Jobubu Jarum Minahasa Tbk: Astra Graphia Tbk diperdagangkan di Rp1.745 (kapitalisasi pasar 2,23 T, volume 24 jam 6,2 jt), sedangkan Jobubu Jarum Minahasa Tbk diperdagangkan di Rp81 (kapitalisasi pasar 324 M, volume 24 jam 3,22 jt). Perbedaan utamanya: Astra Graphia Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar Jobubu Jarum Minahasa Tbk, dan Astra Graphia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,2 jt vs 3,22 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASGRBEER
Kapitalisasi Pasar
2,23 T324 M
Volume
6,2 jt3,22 jt
Lot
61,98 rb32,16 rb
Perputaran
10,7 M260,15 jt
Harga Rata-rata
1.725,880,88
Nilai Transaksi
10,7 M260,15 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.74581
Volume Ekuilibrium Indikatif
181365

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASGR
Lihat detail
BEER
Lihat detail

Tentang Astra Graphia Tbk

PT Astra Graphia Tbk (the Company) was established in Indonesia on October 31, 1975 based on notarial deed No. 186 of Notary Kartini Muljadi, S.H. PT. Astra Graphia started its operations in 1975 as a member of Astra group (Xerox Division) and in 1976 Xerox division was incorporated as a separate entity under the name of PT Astra Graphia. The company core business is acting as sole distributor for several products in document and information services. The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman ASGR

Tentang Jobubu Jarum Minahasa Tbk

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 19 of Theomaris Eddy Boham, S.H., M.H., dated July 25, 2018. The Company started its commercial operations since December 2018. The majority shareholder of the Company is PT Maju Minuman Minahasa and the Company's Ultimate Beneficiary Owner (UBO) is Nico Lieke.

Selengkapnya di halaman BEER