Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Astra Graphia Tbk (ASGR) vs Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA)

Astra Graphia Tbk
Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Astra Graphia Tbk dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk.: Astra Graphia Tbk diperdagangkan di Rp1.745 (kapitalisasi pasar 2,23 T, volume 24 jam 6,2 jt), sedangkan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 156,2 rb). Perbedaan utamanya: Astra Graphia Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Astra Graphia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,2 jt vs 156,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASGRATLA
Kapitalisasi Pasar
2,23 T309,98 M
Volume
6,2 jt156,2 rb
Lot
61,98 rb1,56 rb
Perputaran
10,7 M7,81 jt
Harga Rata-rata
1.725,850
Nilai Transaksi
10,7 M7,81 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.74550
Volume Ekuilibrium Indikatif
18122

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASGR
Lihat detail
ATLA
Lihat detail

Tentang Astra Graphia Tbk

PT Astra Graphia Tbk (the Company) was established in Indonesia on October 31, 1975 based on notarial deed No. 186 of Notary Kartini Muljadi, S.H. PT. Astra Graphia started its operations in 1975 as a member of Astra group (Xerox Division) and in 1976 Xerox division was incorporated as a separate entity under the name of PT Astra Graphia. The company core business is acting as sole distributor for several products in document and information services. The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman ASGR

Tentang Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.

Selengkapnya di halaman ATLA