Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Global X FTSE Southeast Asia ETF dan Waste Management, Inc.: Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,65, sedangkan Waste Management, Inc. diperdagangkan di $233,85 (kapitalisasi pasar $93,70B). Perbedaan utamanya: Waste Management, Inc. membagikan dividen 1,52%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASEA | WM | |
|---|---|---|
Sektor | Sector/Thematic | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $20,65 | $246,51 |
Terendah 52 Minggu | $16,31 | $196,77 |
Kapitalisasi Pasar | — | $93,70B |
Nilai Perusahaan | — | $116,43B |
Imbal Hasil Dividen | — | 1,52% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ASEA diperdagangkan pada $20.65, naik 0.63% hari ini dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, namun dividen H1-2026 sebesar $0.41 telah diumumkan dengan tanggal cum 26 Juni 2026. Analisis teknis menunjukkan momentum positif dengan support kuat di $20.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis, namun ketiadaan data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang. Investor perlu menunggu laporan kuartalan untuk mengevaluasi kesehatan bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
WM (Waste Management Inc.) diperdagangkan pada $233.33, naik 0.72% dalam 24 jam, mendekati level tertinggi 52-minggu sebesar $248.13. Saham menunjukkan momentum bullish dengan dukungan teknis kuat di $230. Fundamental perusahaan solid dengan pendapatan 2025 mencapai $25.20 miliar dan margin laba bersih 10.99%. Analis secara mayoritas merekomendasikan beli (57.14%) dengan target harga konsensus $263.57, mencerminkan keyakinan pada prospek pertumbuhan berkelanjutan.
Outlook WM positif didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang konsisten, disiplin penetapan harga, dan inisiatif energi terbarukan. Risiko utama termasuk leverage keuangan yang meningkat (debt-to-asset 53.62% pada 2024) dan volatilitas pasar makro. Peluang investasi terletak pada posisi dominan di sektor pengelolaan limbah yang tahan resesi, dengan potensi apresiasi 12.9% menuju target konsensus.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →Waste Management merupakan provider layanan limbah padat tradisional terbesar yang terintegrasi di Amerika Serikat, mengoperasikan sekitar 260 tempat pembuangan sampah aktif dan sekitar 340 stasiun perpindahan. Perusahaan ini melayani pasar perumahan, komersial, dan industri serta merupakan pendaur ulang ternama di Amerika Utara.
Selengkapnya di halaman WM →