Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Global X FTSE Southeast Asia ETF dan Shell PLC: Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,65, sedangkan Shell PLC diperdagangkan di $82,4 (kapitalisasi pasar $222,30B). Perbedaan utamanya: Shell PLC membagikan dividen 3,8%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASEA | SHEL | |
|---|---|---|
Sektor | Sector/Thematic | Energy |
Tertinggi 52 Minggu | $20,65 | $94,15 |
Terendah 52 Minggu | $16,31 | $70,28 |
Kapitalisasi Pasar | — | $222,30B |
Nilai Perusahaan | — | $274,83B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,8% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ASEA diperdagangkan pada $20.65, naik 0.63% hari ini dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, namun dividen H1-2026 sebesar $0.41 telah diumumkan dengan tanggal cum 26 Juni 2026. Analisis teknis menunjukkan momentum positif dengan support kuat di $20.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis, namun ketiadaan data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang. Investor perlu menunggu laporan kuartalan untuk mengevaluasi kesehatan bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
SHEL diperdagangkan di $82.23, naik 1.02% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dan harga mendekati level resistance terdekat. Rasio valuasi menarik dengan P/E 12.81 dan EV/EBITDA 4.76, didukung profitabilitas solid (ROE 10.64%). Perusahaan baru saja mengumumkan dividen $0.78 untuk H1-26 dan memberikan panduan positif untuk kuartal kedua 2026 meski ada gangguan produksi di Timur Tengah.
Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 69% dengan target harga $122.20, mencerminkan potensi kenaikan 48.5%. Risiko utama termasuk volatilitas harga energi, tekanan regulasi, dan ketergantungan pada perdagangan gas. Arus kas operasi yang kuat ($42.86B pada 2025) menjadi fondasi fundamental yang kokoh untuk investor jangka panjang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →Shell adalah perusahaan minyak dan gas terintegrasi yang mengeksplorasi, memproduksi, dan menyuling minyak di seluruh dunia. Pada tahun 2021, Shell menghasilan 1.7 juta barel cairan dan 8.7 miliar kaki kubik gas alam per hari. Pada akhir tahun 2021, cadangan mencapai 9.2 miliar barel setara minyak, 50% di antaranya terdiri dari cairan. Produksi dan cadangan milik perusahaan ini berada di Eropa, Asia, Oseania, Afrika, serta Amerika Utara dan Selatan. Shell mengoperasikan penyulingan dengan kapasitas 1.8 mmb/d yang berlokasi di Amerika, Asia, Afrika, dan Eropa serta menjual 15 mtpa bahan kimia. Pabrik kimia terbesarnya sering terintegrasi dengan kilang lokal yang berada di Eropa Tengah, China, Singapura, Amerika Utara.
Selengkapnya di halaman SHEL →