Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Global X FTSE Southeast Asia ETF dan The Coca-Cola Co K: Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,65, sedangkan The Coca-Cola Co K diperdagangkan di $83,85 (kapitalisasi pasar $359,21B). Perbedaan utamanya: The Coca-Cola Co K membagikan dividen 2,54%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASEA | KO | |
|---|---|---|
Sektor | Sector/Thematic | Consumer Staples |
Tertinggi 52 Minggu | $20,65 | $84,14 |
Terendah 52 Minggu | $16,31 | $65,67 |
Kapitalisasi Pasar | — | $359,21B |
Volume | — | 14.630.257 |
Nilai Perusahaan | — | $389,28B |
Imbal Hasil Dividen | — | 2,54% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ASEA diperdagangkan pada $20.65, naik 0.63% hari ini dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, namun dividen H1-2026 sebesar $0.41 telah diumumkan dengan tanggal cum 26 Juni 2026. Analisis teknis menunjukkan momentum positif dengan support kuat di $20.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis, namun ketiadaan data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang. Investor perlu menunggu laporan kuartalan untuk mengevaluasi kesehatan bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
Coca-Cola (KO) diperdagangkan di $83.49, naik 1.04% dalam 24 jam, mendekati target konsensus analis $89.00. Harga saat ini berada di zona resistensi R1 ($83) dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Fundamental kuat dengan margin laba bersih 27.8% dan pertumbuhan pendapatan stabil, didukung oleh sejarah dividen yang konsisten. Berita terbaru menunjukkan minat institusional yang meningkat, dengan beberapa lembaga menambah kepemilikan saham pada kuartal keempat 2025.
Outlook positif didorong oleh konsensus beli 60.42% dari analis dan proyeksi arus kas operasi 2026 sebesar $14.6 miliar. Risiko termasuk utang jangka panjang $42.38 miliar dan volatilitas pasar global. Peluang investasi terletak pada stabilitas dividen dan pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan, meskipun investor harus memantau tekanan kompetitif dan fluktuasi nilai tukar mata uang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →Coca-Cola Co adalah perusahaan minuman non-alkohol yang memproduksi berbagai merek berkarbonasi dan nonkarbonasi, termasuk Coca-Cola, Diet Coke, Fanta, Sprite, Minute Maid, Powerade, dan Dasani.
Selengkapnya di halaman KO →