Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Global X FTSE Southeast Asia ETF dan Intel Corp: Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,65, sedangkan Intel Corp diperdagangkan di $106,56 (kapitalisasi pasar $552,06B). Perbedaan utamanya: Intel Corp membagikan dividen 2,24%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASEA | INTC | |
|---|---|---|
Sektor | Sector/Thematic | Technology |
Tertinggi 52 Minggu | $20,65 | $140,94 |
Terendah 52 Minggu | $16,31 | $19,31 |
Kapitalisasi Pasar | — | $552,06B |
Volume | — | 43.552.012 |
Nilai Perusahaan | — | $564,30B |
Imbal Hasil Dividen | — | 2,24% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ASEA diperdagangkan pada $20.65, naik 0.63% hari ini dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, namun dividen H1-2026 sebesar $0.41 telah diumumkan dengan tanggal cum 26 Juni 2026. Analisis teknis menunjukkan momentum positif dengan support kuat di $20.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis, namun ketiadaan data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang. Investor perlu menunggu laporan kuartalan untuk mengevaluasi kesehatan bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
INTC diperdagangkan di $109.84, turun 2.4% hari ini, dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak. Valuasi tinggi (P/E 904.17) mencerminkan ekspektasi pertumbuhan meski margin laba bersih negatif (-5.9%). Berita positif termasuk dukungan pemerintah AS dan peningkatan proyeksi laba, dengan enam kuartal beruntun mengalahkan estimasi EPS. Arus kas operasi $9.7B pada 2025 menunjukkan stabilitas, namun investasi modal besar (-$14.82B) menekan likuiditas.
Outlook: Potensi upside dari turnaround berbasis AI dan subsidi pemerintah, tetapi risiko tinggi dari persaingan ketat (AMD, NVIDIA) dan leverage (debt-to-asset 23.36%). Analis terbagi (36.9% beli, 54.77% tahan), dengan target konsensus $99.70 mengisyaratkan koreksi. Investor perlu memantau eksekusi strategi foundry dan pertumbuhan data center.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →Intel Corp adalah pembuat chip terbesar di dunia and terlibat dalam pembuatan chip semikonduktor. Intel merancang dan memproduksi produk teknologi digital terintegrasi seperti integrated circuits, untuk industri seperti komputasi dan komunikasi.
Selengkapnya di halaman INTC →