Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Global X FTSE Southeast Asia ETF dan Gold Fields Limited: Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,65, sedangkan Gold Fields Limited diperdagangkan di $33,95 (kapitalisasi pasar $30,43B). Perbedaan utamanya: Gold Fields Limited membagikan dividen 6,79%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASEA | GFI | |
|---|---|---|
Sektor | Sector/Thematic | Basic Materials |
Tertinggi 52 Minggu | $20,65 | $61,52 |
Terendah 52 Minggu | $16,31 | $23,95 |
Kapitalisasi Pasar | — | $30,43B |
Nilai Perusahaan | — | $31,87B |
Imbal Hasil Dividen | — | 6,79% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ASEA diperdagangkan pada $20.65, naik 0.63% hari ini dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, namun dividen H1-2026 sebesar $0.41 telah diumumkan dengan tanggal cum 26 Juni 2026. Analisis teknis menunjukkan momentum positif dengan support kuat di $20.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis, namun ketiadaan data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang. Investor perlu menunggu laporan kuartalan untuk mengevaluasi kesehatan bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
GFI diperdagangkan di $34.14, naik 0.29% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, namun osilator netral. Fundamental kuat dengan margin laba bersih 40.76% dan ROE 52.33% pada 2025. Produksi Q1 2025 naik 15% YoY, meski biaya meningkat. Berita terbaru menyoroti potensi nilai setelah penurunan harga dan transisi ke generasi kas yang kuat dari tambang Salares Norte.
Outlook: Analis konsensus harga target $53.13 (44.44% rekomendasi beli) menunjukkan keyakinan pada apresiasi signifikan. Peluang investasi terletak pada valuasi menarik (P/E 8.66) dan pertumbuhan pendapatan yang kuat. Risiko utama termasuk tekanan inflasi pada biaya operasional, volatilitas harga emas, dan ketidakpastian operasional di tambang seperti Tarkwa yang dapat mempengaruhi kinerja kuartalan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →Gold Fields Ltd adalah produsen emas dan pemegang cadangan dan sumber tambang emas di Afrika Selatan, Ghana, Australia, dan Peru. Di negara yang terakhir tersebut, perusahaan ini juga memproduksi tembaga. Mereka umumnya terlibat dalam pertambangan permukaan (emas, tembaga, perak) dan pertambangan bawah tanah (emas) serta kegiatan terkait seperti eksplorasi, ekstraksi, pemrosesan, dan peleburan. Pemasukan perusahaan ini didapat dari penjualan emas produksi mereka.
Selengkapnya di halaman GFI →