Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Global X FTSE Southeast Asia ETF dan Extra Space Storage, Inc.: Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,65, sedangkan Extra Space Storage, Inc. diperdagangkan di $145,13 (kapitalisasi pasar $30,41B). Perbedaan utamanya: Extra Space Storage, Inc. membagikan dividen 4,5%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASEA | EXR | |
|---|---|---|
Sektor | Sector/Thematic | Real Estate |
Tertinggi 52 Minggu | $20,65 | $152,75 |
Terendah 52 Minggu | $16,31 | $126,67 |
Kapitalisasi Pasar | — | $30,41B |
Nilai Perusahaan | — | $44,21B |
Imbal Hasil Dividen | — | 4,5% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ASEA diperdagangkan pada $20.65, naik 0.63% hari ini dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, namun dividen H1-2026 sebesar $0.41 telah diumumkan dengan tanggal cum 26 Juni 2026. Analisis teknis menunjukkan momentum positif dengan support kuat di $20.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis, namun ketiadaan data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang. Investor perlu menunggu laporan kuartalan untuk mengevaluasi kesehatan bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
EXR (Extra Space Storage) diperdagangkan di $143.96, naik 0.9% dalam 24 jam. Secara teknis, sinyal bearish mendominasi dengan harga mendekati support kunci $142. Fundamental menunjukkan pendapatan 2025 $3.38B dan laba bersih $974M, dengan margin laba bersih 27.66%. Perusahaan baru saja menerbitkan obligasi senilai $550 juta pada Juni 2026 (PRNewsWire, 2026-06-24) dan mengumumkan dividen kuartal II 2026 sebesar $1.62 per saham.
Outlook: Analis konsensus harga target $155.88 (Buy 42.86%, Hold 57.14%) menunjukkan potensi kenaikan moderat, didukung pertumbuhan pendapatan dan pembayaran dividen yang stabil. Risiko utama termasuk tekanan teknis bearish, utang tinggi (debt-to-asset 46.63% pada 2025), dan persaingan ketat di sektor REIT penyimpanan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →Extra Space Storage adalah real estate investment trust terintegrasi penuh yang memiliki, mengoperasikan, dan mengelola hampir 2.100 properti penyimpanan mandiri di 41 negara bagian, dengan lebih dari 160 juta kaki persegi ruang penyimpanan bersih yang dapat disewa. Dari properti tersebut, kira-kira setengahnya dimiliki seluruhnya, sementara beberapanya dimiliki melalui joint venture dan sisanya dimiliki oleh pihak ketiga dan dikelola oleh Extra Space Storage dengan pengganti biaya pengelolaan.
Selengkapnya di halaman EXR →