Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Global X FTSE Southeast Asia ETF dan Duke Energy Corp: Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,65, sedangkan Duke Energy Corp diperdagangkan di $126,3 (kapitalisasi pasar $97,82B). Perbedaan utamanya: Duke Energy Corp membagikan dividen 3,39%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASEA | DUK | |
|---|---|---|
Sektor | Sector/Thematic | Utilities |
Tertinggi 52 Minggu | $20,65 | $133,46 |
Terendah 52 Minggu | $16,31 | $113,99 |
Kapitalisasi Pasar | — | $97,82B |
Nilai Perusahaan | — | $187,87B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,39% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ASEA diperdagangkan pada $20.65, naik 0.63% hari ini dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, namun dividen H1-2026 sebesar $0.41 telah diumumkan dengan tanggal cum 26 Juni 2026. Analisis teknis menunjukkan momentum positif dengan support kuat di $20.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis, namun ketiadaan data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang. Investor perlu menunggu laporan kuartalan untuk mengevaluasi kesehatan bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
DUK diperdagangkan di $125.48, naik 0.18% harian, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental kuat. Laba bersih tumbuh menjadi $4.97 miliar pada 2025 dengan margin 15.49%, didukung pertumbuhan pendapatan konsisten. Analis memberikan konsensus harga target $137.67 dengan 40.63% rekomendasi beli. Perusahaan mengumumkan dividen $1.07 untuk H1-2026, mencerminkan stabilitas arus kas operasi $12.33 miliar.
Outlook positif didorong oleh permintaan energi dari data center AI dan investasi infrastruktur, namun risiko utang tinggi (debt-to-asset 46.17%) dan volatilitas sektor utilitas membatasi potensi kenaikan. Kinerja teknis yang lemah perlu diimbangi dengan fundamental solid untuk rebound berkelanjutan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →Duke Energy adalah salah satu utilitas terbesar di AS, dengan utilitas teregulasi di Carolina, Indiana, Florida, Ohio, dan Kentucky, yang telah menghantarkan listrik ke lebih dari 8 juta pelanggan. Utilitas gas alam mereka telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan. Duke beroperasi dalam tiga segmen utama: utilitas dan infrastruktur listrik.
Selengkapnya di halaman DUK →